DI SINI ATAU KAMAR?

2074 Words

“Hal remeh seperti itu harus saya yang turun tangan? Lalu gunanya kamu menjadi sekretaris plus asisten gunanya apa? Belum ada satu hari saya absen dari kantor, apalagi sampai sebulan?” Tepat di ambang pintu langkah kaki Sheilla terhenti. Pintu memang sudah terbuka sedikit, akan tetapi saat mendengar suara itu Sheilla memilih diam sejenak. Nada marah serta sedikit bentakan itu memang bukan ditunjukan untuk dirinya, tetapi Sheilla bisa menyimpulkan jika lawan bicara suaminya adalah Victor. Saat ini Sheilla memang merasa jika tubuhnya sudah lebih enak, maka dari itu dia bisa bangkit dari tempat tidur menuju ruang kerja Mathew. “Saya tidak mau tahu, kamu wajib selesaikan semuanya. Saya tidak bisa ke kantor apapun alasannya, karna Sheilla masih sakit.” Mendengar itu senyum Sheilla tanpa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD