Hotel VIP ini tidak hanya menyediakan satu kamar, tetapi tiga, dengan ruang tengah yang cukup luas. Di sanalah Dara duduk sekarang, bersandar pada sofa empuk, menatap layar TV tanpa benar-benar memperhatikan tayangan yang sedang diputar. Sesekali, matanya melirik ke salah satu kamar yang pintunya terbuka sedikit. Di dalam sana, Jedidah tengah menimang Noah, mengusap punggung bocah itu dengan lembut sebelum menidurkannya di samping Jedainne. Meskipun Noah terkenal nakal dan sulit diatur, bocah itu tetap melekat pada ayahnya. Sekarang, tubuh mungilnya sudah mulai rileks dalam dekapan Jedidah. Setelah memastikan anak-anak tertidur, Jedidah keluar dari kamar, menutup pintu dengan hati-hati, lalu berjalan menuju ruang tengah. Dara mencoba mengabaikan kehadirannya, pura-pura fokus pada layar

