Nadira melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya, ia harus segera bergegas sebelum terlambat datang ke pengadilan gugatan hak asuhnya yang hari ini akan dibuka kembali setelah empat hari ditunda. Maka dengan buru-buru ia pun keluar dari dalam ruangan khususnya yang ada di Young Ultima, renovasi kantor dan studio yang diawasi oleh Koh Robert sudah selesai dan kini rumah produksi itu bahkan terlihat jauh lebih megah dari sebelumnya. ‘Brughk!’ Tak sengaja Nadira menabrak seseorang yang kebetulan sedang berjalan di lorong saat dia membuka pintu ruangannya. “Aduh, maafkan aku. Aku sedang buru-buru!” ucap Nadira meminta maaf. “Kamu mau kemana memangnya, Nadira?” tanya orang yang tak sengaja bertubrukan dengan Nadira, dia adalah Vanesa. “Aku hendak menuju ke pengadilan,” sahut Nad

