"Siapa yang marah?" tanya balik Abi. "Kok jadi siapa. Ya Mas lah! Aku perhatiin Mas jadi beda soalnya!" ucap Nayanika. "Aku masih sama. Nggak ada bedanya sama sekali," timpal Abi. "Ya terus, kenapa Mas ada di sini coba?" cecar Nayanika. "Ya aku bilang capek kan tadi. Aku cuma mau istirahat. Mungkin karena baru hari pertama kerja lagi," kilah Abi. "Nanti aku ajak Nasya main. Tapi nanti. Sekarang aku cuma mau istirahat dulu," ucap Abi yang langsung meringkuk di atas ranjang dan memejamkan matanya. Nayanika kelimpungan. Sikap suaminya ini memang benar-benar berbeda dari yang biasanya. Dia jadi abai dia jadi banyak tidak pedulinya. "Mas!" Abi menoleh dan menatap Nayanika. "Kenapa? Apa aku nggak boleh istirahat sebentar?" ucap Abi yang benar-benar jadi dingin. Nayanika menelan salivan

