Rayu Sampai Mau

1018 Words

"Sayang..." ucap Abi sembari memperlihatkan susunan giginya yang putih kepada Nayanika, saat ia baru saja pulang ke rumah. "Mama... atit," ucap Nasya sambil mencebik di gendongan sang ayah sesaat setelah melihat ibunya ini. "Hah? Sakit? Apanya yang sakit?" tanya Nayanika yang dahinya sudah muncul banyak kerutan. Wajah Abi pucat mendadak. Mau berpura-pura tidak terjadi apa-apa, anaknya yang semula sudah diam malah menangis lagi di depan ibunya. Habislah ia sekarang. "Ini Mama," ucap Nasya sambil memegangi kepalanya sendiri. Nayanika mengambil Nasya dari gendongan Abi dan meraba kepala sang anak, lantas langsung melotot ketika merasa sesuatu yang tak beres. "Mas... Kok Nasya benjolll!?" pekik Nayanika. Abi tersenyum kaku lalu garuk-garuk kepala. "Itu... em, tadi dia jatuh. Nggak senga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD