Keesokan harinya. Seorang wanita paruh baya datang ke kediaman Abi. Bukan ingin bertamu, tetapi ingin singgah sebentar di sini dan membantu Nayanika mengurus pekerjaan rumah. "Selamat pagi, Non," sapa Mbak Ida pembantu rumah tangga di kediaman orang tua Abi. "Pagi juga, Mbak," sapa balik Nayanika yang sedang duduk di ruang tamu. "Ini Mbak Ida, Sayang. Mbak Ida ini yang biasanya beres-beres di rumah Mama. Masak dan bersih-bersih rumah juga. Karena kaki kamu sedang sakit. Terus juga, aku belum sempat cari ART untuk kita di sini. Jadi untuk sementara, Mbak Ida yang handel kerjaan rumah. Termasuk urus Mama juga. Ganti pakaian terus menyuapi, Mbak Ida yang pegang semua. Oh iya, Mbak. Mbak udah boleh mulai kerja. Boleh buat sarapan, dapurnya ada di sebelah situ ya?" "Siap, Mas Abi." Mbak Id

