Merubah Nasib.

1126 Words

Ketiga orang laki-laki yang berada di meja bar itu terdiam melihat Amber yang tertunduk dalam menahan tangis, tak ada seorangpun dari mereka yang berusaha untuk menghibur gadis itu. Aidan menatap Amber. Ingin sekali dia menyentuh tangannya, mengatakan jika dia selalu ada untuknya. Tapi saat ini sepertinya mereka sama-sama ingin mengatakan jika gadis itu sudah menjadi sosok yang kuat dan mereka tidak mau meruntuhkan ketangguhannya hanya dengan satu sentuhan saja. “Selangkah lagi,” ucap Darren. Ketiga orang yang berada di dekatnya itu menoleh bersamaan dan menatapnya. Revan menatap Amber “Selangkah lagi, kamu harus kuat kemudian setelah ini kamu bisa menjadi gadis yang normal dan bebas menangis sepuasnya!” ucapnya. Ara tersenyum sambil mengusap air matanya kemudian mengangguk. “Itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD