Bab 137. Kehamilan Simpatik

1025 Words

Meski awalnya Edward menolak mati-matian di saat Kania memaksanya pergi ke dokter untuk memeriksa kondisinya, tetapi karena mual itu tak kunjung hilang, jangankan menerima makanan bahkan minum air putih saja sudah membuatnya ingin muntah, pada akhirnya dia pun setuju. Sehingga dengan diantar oleh sopir, mereka bergegas menuju ke rumah sakit. Setelah melakukan pemeriksaan pada Edward, kini pasangan suami istri itu duduk di hadapan dokter, sudah tidak sabar ingin mendengar apa yang akan dokter sampaikan terkait kondisi Edward saat ini. "Jadi, apa yang dialami oleh Pak Edward ini adalah hal yang biasanya dirasakan oleh Bu Kania sebagai wanita yang sedang mengandung," ucap dokter dengan lembut. "Maksud Dokter, suami saya mengidam?" tanya Kania, ingin memastikan. Dokter mengangguk, lalu men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD