128 | Lamar Ulang

1052 Words

Suryono baru juga mau tidur setelah capek bekerja, sejenak dari sudut pandangnya sebagai b***k korporat, dia dapat telepon masuk dari sang atasan. Pak Jagat. Nama itu tertera di layar. Seketika firasatnya memburuk. Sudah pasti mau disuruh itu atau ini. Yang tak mungkin juga dirinya abaikan. So, diangkatlah sambungan nirkabel itu. Baca doa dulu supaya firasat buruknya tidak jadi nyata. "Besok saya ada acara keluarga, pagi sampai batas waktu yang tidak tentu. Kemungkinan seharian. Bisa tolong kamu aturkan ulang jadwal besok? Kalau ada yang penting, undur ke lain waktu. Jangan ada yang batal, usahakan nego timing aja." Waduh. Tuh, kan. Gawat. "Besok, ya, Pak? Sebentar, seingat saya besok Bapak ada meeting penting sama—" "Undur. Atur ulang." Suryono auto mingkem. Telepon ditutup dar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD