Ngidam Balapan

1659 Words

Happy Reading... . . . Wajah James kian mendekat wajah Vania. Vania tanpa sadar memejamkan kedua matanya dengan jantung berdebar-debar di dalam dadanya. Saat bibir mereka hampir saja bersentuhan, tiba-tiba saja lampu sorot sebuah mobil yang melintas mengarah pada mereka. Sontak mereka kembali membuka kedua mata mereka dan saling menjauh. Suasana kini berubah menjadi canggung, James terbatuk-batuk beberapa kali untuk mengusir rasa gugupnya. "Kita berangkat sekarang, " ucap James sambil menyalakan mobilnya. Vania hanya diam membisu. Pipinya seperti terbakar, sangat panas. Padahal udara di luar sangat dingin. Nyala AC di dalam mobil ini pun tak mampu mendinginkan isi kepalanya. Kenapa tadi dia malah memejamkan mata dan sialnya kenapa debar di hatinya tak kunjung mereda. Diam-diam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD