Emosi Yang Mendadak

1434 Words

Suasana di dalam mobil mendadak hening. Ruangan sempit yang kedap suara itu terasa makin penuh sesak, padahal cuma ada mereka berdua di dalamnya. Elang berdeham pendek untuk memecah kesunyian yang mulai terasa aneh. Dia tidak menoleh ke arah Salsa, tatapannya tetap lurus ke depan seolah sedang menatap papan tulis. "Langsung saja, Salsa. Cepat katakan mau bicara apa. Kalau diam terus begini, nanti saya malah memikirkan hal lain," ucap Elang datar. Salsa melirik sinis ke arah suaminya. "Memikirkan apa?" Elang berdeham lagi, kali ini sedikit lebih keras seolah ada yang mengganjal di tenggorokannya. "Memikirkan hal yang aneh-aneh. Sudahlah, katakan saja kamu mau bicara apa." Salsa mengerucutkan bibirnya, mencoba keberaniannya. Dia menatap wajah samping Elang yang tegas. "Aku cuma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD