Bentuk Perhatian Pak Kanebo

1477 Words

Suasana canggung di kamar VVIP itu mendadak buyar saat ponsel Salsa di atas meja bergetar hebat. Salsa, yang wajahnya masih merah padam gara-gara insiden plester beruang dan ciuman tadi, langsung menyambar ponselnya dengan gerakan panik. "Eh, iya, Sus Winda?" ucap Salsa cepat begitu melihat nama di layar. "Apa? Kakek siuman? Iya, iya, saya ke sana sekarang!" Salsa menatap Elang dengan mata berbinar penuh kelegaan, rasa groginya hilang seketika diganti antusiasme. "Pak, Kakek siuman!" Tanpa menunggu jawaban Elang, Salsa langsung melesat keluar kamar. Elang yang baru saja hendak merapikan kemejanya yang sedikit berantakan, langsung menyusul istrinya yang sudah lari duluan di lorong rumah sakit. Begitu sampai di dalam ruang intensif, Salsa melihat Kakek Sanusi sudah membuka matanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD