Sudah jatuh cinta belum sama Elang? Pertanyaan Kakek Sanusi terasa seperti alarm kebakaran yang tiba-tiba menyala di kepala Salsa. Salsa mematung. Matanya mengerjap cepat. Jantungnya langsung maraton. "A-apaan sih, Kek," jawab Salsa terbata-bata. Dia pura-pura sibuk merapikan selang infus yang padahal sudah rapi. "Pertanyaannya kok aneh." "Lho, apanya yang aneh?" Kakek tertawa renyah. "Kakek kan cuma tanya. Sama suami sendiri masa nggak boleh ditanya begitu." Salsa menggigit bibir bawahnya. Otaknya berputar cepat mencari alasan untuk kabur. "Ini... anu, Kek. Jadwal minum obatnya udah lewat lima menit," seru Salsa heboh sambil mengambil botol obat di atas meja. Kakek Sanusi mengangkat sebelah alisnya. "Perasaan jadwal obat Kakek baru nanti malam, Sa." "Eh, iya ya?" Salsa nyengir ku

