Tiga Sahabat-2

720 Words

“Eh nyinyir, lo tuh yang ditinggal pacar masih belum move on juga,” balas Dita sambil memasukkan dua paper bag ke kursi belakang dan naik ke mobil. “Bukan ditinggal. Gue yang nggak nge-chat duluan. Itu beda,” sahut Tasha, lalu mendecak. “Halah, dianya juga block lo kan?” “Stop ngurusin itu, gue pening dengernya.” Dita hanya tertawa dan menyandarkan kepala di jok. “Iya-iya, semoga dah kalian akur. Atau mending lo cari pacar baru sekalian. Dari dulu putus nyambung mulu.” “Dah ah, nanti lagi ngomongin itunya.” Mobil mereka melaju mulus menembus jalanan Jakarta yang siang itu tak terlalu padat. Tujuan mereka adalah penthouse Rania. Setelah sampai di basement apartemen mewah itu, keduanya langsung masuk ke lift pribadi milik Rania. Begitu pintu lift terbuka, mereka langsung menuju pintu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD