Tiga Sahabat-3

777 Words

Rania yang duduk di sebelahnya mengangguk pelan, ikut merasa perih di dadanya. “Gue juga ngerasa gitu. Kayak… kita bakal balik lagi ke zaman beda kota. Padahal baru kemaren kita SMA bareng kan?” Dita menghela napas, lalu tersenyum menguatkan, “Hei, gue masih di sini enam bulan lagi, ya. Enam bulan itu lama, lho. Kita masih bisa jalan-jalan, nongkrong, bahkan reuni dulu sebelum gue cabut. Gue gak akan ilang, kalian tetep bagian dari hidup gue.” Ucapan itu cukup menghibur dua sahabatnya, dan suasana mulai mencair lagi ketika Dita melirik Tasha dengan seringai usil. “Ngomong-ngomong soal reuni… lo jadi gak sih balas dendam ke Verrel? Yang dulu pacarin lo karena taruhan itu?” Tasha langsung duduk lebih tegak dan menyeringai bangga. “Jadi banget. Gue udah siapin outfit dan mental tempur. Gue

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD