Terjebak-3

844 Words

Rania menoleh ke Dita yang duduk di kursi dekat jendela, mata gadis itu sembap, wajahnya masih menyimpan bekas panik sejak kejadian tadi. “Gimana kondisinya?” bisik Rania, nyaris tanpa suara. Dita mengangkat wajahnya pelan. “Kata dokter… Tasha… dia mencoba menggugurkan kandungannya. Tapi tubuhnya… nggak kuat. Jadi malah pendarahan hebat.” Suaranya bergetar, seolah mengucapkan kenyataan itu lagi membuatnya semakin sakit. Rania menahan napas sejenak, lalu bertanya lirih, “Bayinya…?” Dita menggeleng pelan. “Masih ada. Masih bertahan. Bayinya kuat banget, Ran. Tapi gue bingung harus gimana. Tasha pasti nggak mau bayi itu. Tapi seingat gue, Varrel sempat bilang mau tanggung jawab.” Rania menghela napas dalam, kepalanya menggeleng dengan tatapan tegas. “Itu nggak akan benr, Dit. Kalau Tasha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD