Cedera dalam Keluarga-2

700 Words

"Sha, udah mateng supnya, sini harus makan lo," suara Varrel membuyarkan lamunannya. Tasha menoleh, kembali ke kenyataan. Napasnya mendesah panjang, lalu mendengus sebal sambil berkata, "Gue gak lapar." Tapi detik berikutnya, tubuhnya mengkhianatinya. Perutnya berbunyi pelan, cukup pelan, tapi cukup keras untuk didengar oleh pria itu. Varrel langsung tertawa kecil, menahan senyum geli. "Tuh, denger sendiri? Perut lo yang ngomong, bukan gue. Sini duduk, cepetan sebelum supnya dingin. Kasihan juga anak gue kelaparan nanti.” Dengan langkah malas, Tasha akhirnya mendekat. Dia duduk berseberangan dengan Varrel di meja makan kecil mereka. Varrel menyendokkan sup ke mangkuknya, meletakkannya di depan Tasha. "Lo makan, gue juga makan," ucapnya sambil menuangkan untuk dirinya sendiri. Tasha m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD