Hal yang Tersembunyi-3

561 Words

“Sudah hampir sepuluh tahun, Nyonya. Awalnya saya ditugaskan di rumah utama milik Tuan Besar. Tapi sejak beberapa bulan lalu, saya diminta mendampingi Tuan Muda Varrel setiap hari. Khususnya setelah rencana pernikahan dengan Nyonya disampaikan.” “Berarti kamu cukup tahu ya soal Varrel?” Erin terdiam sejenak, lalu mengangguk. “Cukup, Nyonya. Meski tidak banyak bicara, saya sudah lama memperhatikan beliau.” “Dia memang selalu sependiam itu?” Tasha menoleh. “Atau cuma ke aku aja?” “Tuan Muda memang begitu. Lebih banyak menyimpan. Kalau bicara seperlunya, tapi kalau sudah bekerja… bisa sangat fokus. Kadang tidak tidur semalaman. Beliau bukan tipe yang mudah ditebak, Nyonya. Bahkan perasaannya pun sulit ditebak. Bisa terlihat biasa saja padahal sedang kacau.” Erin menunduk sejenak, lalu be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD