Candu Tidak Terbendung-2

704 Words

Begitu masuk, Rania menyapa dengan senyum dan langkah tenang. “Pagi semua,” ucapnya ringan. Salah satu staf langsung menyahut, “Pagi, Ibu Rania. Hari ini yang sudah jadi: ayam suwir bumbu Bali untuk isian rice box, lalu sudah mulai marinasi daging sapi lada hitam, dan chiffon pandan sedang dioven.” Rania mengangguk, mengacungkan jempol. “Bagus. Jangan lupa double-check rasa dan porsi. Kita nggak mau ada kesalahan besok.” Ia lalu berdiskusi sebentar dengan manajer operasional, membicarakan jumlah tenaga tambahan untuk distribusi dan waktu pengiriman. Setelahnya, Rania berpamitan, “Aku ke ruang administrasi dulu ya, cek laporan dan dokumen klien.” Bangunan administrasi terpisah dari dapur, namun masih dalam satu kompleks. Begitu masuk, ruang sepi itu langsung disambut oleh aroma kertas ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD