Menjaga Jarak-4

578 Words

Namun sayangnya setelah tubuhnya menyentuh kasur, Dita justru memutar tubuh, menatap Bram dengan tatapan kesal. “Mas jangan seperti itu lagi, nyebelin tau orang aku sama Ibu sama Mama belum beres. Kan aku jadi males kebwah lagi, udah lahh pokoknya jangan seenaknya. Aku kangen sama mereka, malah dibawa kesini. Nyebelin banget sih emang,” ucapnya penuh nada protes. Lalu tanpa menunggu jawaban, ia membalikkan badan, menarik selimut hingga ke atas bahunya, membungkus tubuh mungilnya seperti kepompong. Punggungnya membelakangi Bram, kaku dan dingin. Bram menghela napas pelan, naik ke atas ranjang tanpa suara. Ia duduk di sisi kasur, memperhatikan bahu istrinya yang naik turun pelan karena napas, lalu mengulurkan tangan menyentuh lembut kain selimut. “Dita...” bisiknya lirih, nyaris seperti m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD