Diluar Kendali-3

1007 Words

“Saya rencana besok mau ketemu keluarga Kevin, Mbok,” ujar Dita lirih sambil meneguk air putih. Mbok Rasti mengangguk pelan. “Inggih, Mbak. Sampun saestu. Pancen becik.” (Iya, Mbak. Itu memang baik dilakukan.) “Belum tahu kapan pulang…” lanjut Dita, mengaduk nasinya perlahan. Mbok Rasti melirik, lalu bertanya hati-hati, “Trus... Mbak Dita mboten kersa nyusul Mas Bram ing Surabaya?” (Lalu... Mbak Dita tidak ingin menyusul Pak Bram ke Surabaya?) Dita mengangkat bahu. “Entahlah, Mbok. Rasanya belum bisa... Aku sendiri belum tahu harus menjawab apa. Ada bagian dari aku yang ingin ikut Mas Bram, tapi juga ada bagian lain yang bilang... aku belum selesai di sini.” Mbok Rasti tak langsung menjawab. Ia hanya menatap Dita dalam-dalam dengan senyum tipis yang penuh pengertian. Kemudian ia men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD