Pingitan Hari Kedua

1416 Words

"Mami—" panggil Aleeya dengan suara lirih. "Loh, katanya mau lanjut tidur lagi. La kok turun ke bawah?" Mami Naura geleng-geleng kepala melihat putrinya— yang lemah, lesu, lunglai karena menjalani pingitan hari ke dua. Aleeya menghela napas panjang, kakinya yang masih terasa berat melangkah menuju kursi di ruang makan. "Mami, tadi aku baru saja mau tidur, tapi aku dengar suara Mas Kaivandra. Dia kayaknya lagi ngobrol sama Papi deh. Suara tawanya renyah banget, Ma. Bikin aku tambah kangen." Mami Naura terkekeh pelan melihat ekspresi putrinya yang campur aduk antara rindu dan galau. Ada rasa kasihan, tapi juga kepuasan tersendiri melihat Aleeya yang biasanya pecicilan kini tampak gelisah. "Pantas saja kamu turun. Dari kecil memang nggak pernah bisa jauh dari Kaivandra, ya. Sehari aja ng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD