Bab 77

2554 Words

Senja tergagap mendengar ucapan Elang di seberang sana. Napasnya mendadak cepat, terputus-putus. Tidak bisa ia bayangkan jika Elang benar-benar melakukan sesuatu pada kedua mertuanya. “Kamu lagi telfon sama siapa, Senja?” Suara itu menginterupsi. Cepat, Senja tutup panggilan tersebut dan meletakkan ponsel suaminya ke atas meja. Perempuan tersebut berbalik. Ia menatap suaminya yang sudah bangun dari tidur lelapnya. Melihat Senja yang masih terdiam, Baskara kembali bertanya, “Telfon dari siapa?” Senja buru-buru tersadar dari lamunannya. Segera ia menetralkan deru napasnya yang tidak karuan. Perempuan tersebut melupakan sejenak tentang kalimat ancaman dari Elang agar suaminya tidak curiga. “Eh, udah bangun, Mas? Ayo, mandi dulu. Aku udah siapin air hangat.” Sebelum sempat Baskara berta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD