29 🌹 Afroditea & Tantangannya

1643 Words

Ruang kerja Eros siang itu dipenuhi cahaya temaram dari jendela kaca besar yang menghadap kota. Tumpukan berkas sudah rapi di atas meja, beberapa di antaranya terbuka, menampilkan grafik dan angka-angka. Antonio masuk sambil membawa map tambahan, menunduk sopan. “Ini laporan terbaru mengenai proyek properti di distrik timur, Tuan Eros,” ucapnya, meletakkan map di sisi meja. Eros menutup berkas yang sedang ia baca, menatap sekilas lalu membuka map baru itu. “Progress?” tanyanya singkat, nada tegas khas dirinya. “Pembangunan masih sesuai timeline. Investor tambahan juga sudah masuk, meski ada satu pihak yang meminta renegosiasi persentase keuntungan.” Alis Eros sedikit terangkat. “Siapa?” “Dari pihak Valmeris Group. Mereka merasa pembagian lima belas persen terlalu kecil.” Eros mendeng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD