Keinginan untuk bersama

1415 Words

Nirina mengingat masa lalu dan ia sangat sedih saat ini, permintaan maaf Elang membuatnya sedikit tenang walaupun ia akan bertambah sedih jika mengingat bagaimana Maminya tadi merasa bersalah padanya dan mengatakan rasa bersalahnya kepada semua keluarga. Ia merasa Maminya Juwita terihat bukan Maminya yang dulu tidak akan menundukkan kepalanya kepada orang lain dan itu membuatnya lagi-lagi bukan merasa bahagia, tapi itu semua membuatnya merasa sedih, sedih karena memikirkan dirinya Maminya melakukan hal itu. Adiwilaga melepaskan pelukannya dan ia menatap mata Nirina yang masih meneteskan air matanya bahkan Nirina terisak, sejak tadi Nirina menahan tangisnya, namun sekarang dihadapannya segala keangkuhan yang ia perlihatkan didepan semua orang hilang sudah. "Ayo pergi!" Ajak Adiwilaga, ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD