Yuza tentu saja senang mendengar Tiara berinisiatif sendiri untuk segera mengambil cuti, tanpa harus dipaksa-paksa dulu olehnya. "Kamu baik-baik di rumah ya, Sayang. Jangan mengerjakan apapun, istirahatkan badan kamu sepenuhnya, ngemil yang banyak dan jangan lupa minum susunya, nanti kalau mau apa-apa bilang saja, biar aku bawakan sepulang kerja, oke?" tutur Yuza panjang lebar sebelum berangkat ke kantor. "Iya, Sayang, iya!" kata Tiara memasang wajah imut. Yuza menggeram dan memutar bola matanya lalu memegang wajah istrinya itu dengan gemas. "Kamu nggak usah pasang wajah aegyo begitu!" ujarnya geregetan, apalagi sekarang Tiara gemukan dan lebih berisi. Tiara tergelak seraya berusaha melepaskan diri dari tangan Yuza yang mencubit pipinya dengan gemas. "Sakit, ih!" gerutu Tiara. Yuza

