Bab 108

2099 Words

Gianna berbaring di atas sofa, wajahnya memerah dan tubuhnya terasa panas. Tubuhnya menggigil meski selimut menutupi seluruh badannya. Mark segera menatap kekasihnya dengan penuh kekhawatiran, hatinya seketika mencelos melihat Gianna yang biasanya ceria kini lemah tak berdaya. “Gi… kau kenapa? Tubuhmu panas sekali,” ucap Mark sambil duduk di samping sofa. Tangannya segera mengusap lembut kening Gianna, merasakan panas yang tinggi. Gianna mengangkat setengah tubuhnya dan meringis. “Mark… aku… tidak enak badan… rasanya… panas sekali,” jawabnya dengan suara parau. Mark mencondongkan badan, menatap mata Gianna yang terlihat lelah dan sedih. “Tenang, Gi. Aku di sini. Jangan khawatir. Aku akan membuatmu merasa lebih baik,” katanya sambil menggenggam tangan Gianna dan mengusap punggungnya lemb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD