Bab 128

933 Words

Mark duduk sendirian di ruang kerjanya yang luas dan sunyi. Dindingg kaca besar memperlihatkan pemandangan kota dari ketinggian. Gedung-gedung menjulang, kendaraan bergerak seperti garis-garis kecil, namun semua itu sama sekali tidak menarik perhatiannya saat ini. Fokus Mark hanya tertuju pada layar laptop di hadapannya. Di mejjanya tergeletak beberapa berkas penting perusahaan, tablet berisi laporan keuangan, dan ponsel yang sesekali bergetar karena notifikasi kerja. Namun semuanya dibiarkan. Mark bersandar sedikit ke kursinya, satu tangan menopang dagu, sementara tangan lain menggerakkan mouse dengan pelan. Di layar tertulis satu kalimat sederhana di kolom pencarian. “Most romantic honeymoon destinations.” Mark menghembuskan napas pelan. Ia sebenarnya bisa saja langsung meminta asd

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD