Mark menatap layar ponselnya sekali lagi sebelum mehmatikannya. Pesan dari asistennya sudah masuk sejak sepuluh menit lalu. Detail resort di Maldives sudah lengkap. Private island. Overwater villa dengan kolam pribadi. Butler dua puluh empat jam. Spa khusus pasangan. Dinner romantis di pantai hanya untuk mereka berdua. Semua yang Mark inginkan ada di sana. Tanpa ragu sedikit pun, Mark langsung mengonfirmasi. Tidak ada tawar-menawar. Tidak ada pertimbangan harga. Baginya, satu-satunya hal yang penting hanyalah senyum Giana. Beberapa jam kemudian, Mark berdiri di sebuah butik eksklusif yang khusus menjual kotak kado mewah. Rak-raknya dipenuhi kotak berbagai ukuran, warna, dan bahan. Ada yang dilapisi beludru, ada yang berlapis kulit halus, ada pula yang sederhana namun elegan. Mark berja

