Bab 21: Kecurigaan yang Semakin Tumbuh

1255 Words

Pagi menyingsing, dan Amelia terbangun dengan perasaan yang hampa. Sebuah kehampaan yang terasa begitu nyata, seolah ada bagian dari dirinya yang telah hilang selamanya. Di sampingnya, Bima masih terlelap, wajahnya terlihat damai. Ia mengamati Bima, membelai rambutnya dengan lembut, mencoba menemukan kehangatan yang dulu selalu ia rasakan. Namun, yang ia temukan hanyalah rasa sakit yang menusuk. Rasa bersalah itu menusuknya, membelah hatinya menjadi dua. Ia adalah istri yang paling berdosa, yang telah mengkhianati suaminya demi menyelamatkan nyawa suaminya sendiri. Sebuah paradoks yang begitu kejam, membuatnya merasa seperti monster. Tidurnya gelisah, dipenuhi bayang-bayang masa lalu yang ia coba lupakan, namun terus mengejarnya. Setiap pagi, ia harus menghadapi kenyataan pahit ini, da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD