Bab 22: Jaring Kebohongan

1119 Words

Jantung Amelia berdegup kencang, suaranya terasa memekakkan telinga. Detak jantungnya berpacu, seolah mencoba melarikan diri dari kenyataan yang ada di hadapannya. Ia menatap layar ponsel Vina, dan ia tahu, jaring kebohongan yang ia bangun mulai robek. Benang-benang rapuh yang ia gunakan untuk menutupi kebenaran mulai putus satu per satu. Ia harus segera bertindak, ia harus segera mengendalikan situasi, sebelum semuanya terlambat. Ia menelan ludah, berusaha mencari akal, mencari kata-kata yang tepat untuk memadamkan api kecurigaan yang telah dinyalakan Vina. Keringat dingin mulai membasahi pelipisnya, tangannya gemetar hebat. Ia tidak pernah merasa sekacau ini. "Vina, kamu salah paham," ucapnya, suaranya gemetar. Ia mencoba menyembunyikan kepanikan yang memuncak di dalam dirinya, namu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD