Sama-sama Diusir dari Kamar

1145 Words

Juna membuang nafas kasar, ia menghempaskan tubuhnya di sofa dan menyandarkan kepala pada sofa. Ia memijat kening, kepalanya terasa pusing, matanya ngantuk. Ia tak sepenuhnya menyalahkan Lili, wajar saja istrinya merasa cemburu, terlebih lagi Lili mendengar ketika Rena memanggilnya ayah. Ia paham betul bagaimana sikap istrinya, masalah kecil saja bisa jadi besar, apalagi masalah seperti ini yang sangat sensitif. Namun, ia juga tidak bisa menolak ketika Rena memanggilnya ayah dan juga meminta ia untuk tidak meninggalkannya di rumah sakit. Juna tak setega itu. Disaat ia sedang berusaha mendinginkan otak dan menenangkan pikirannya, tiba-tiba saja terdengar suara keributan dari kamar sebelah yang membuatnya langsung menoleh. "Keluar! Aku gak mau tidur sama kamu malam ini! Kamu tidu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD