"Yang penting dapat uang," jawab Dewa seraya berjalan ke arah kamar mandi. "Tapi aku juga harus tahu kamu kerja apa. Jangan-jangan kamu judol lagi." Erika menatap curiga. "Aku udah lepas dari itu semua." Dewa masuk ke dalam kamar mandi tanpa menunggu Erika berbicara lagi. Wanita itu menghentakkan kakinya dengan kesal. "Aku yang mau mandi, tapi malah dia yang masuk," gerutu Erika. Entah kenapa, setelah menikah perasaannya pada Dewa berubah drastis, bahkan ia merasa mereka bukan seperti sepasang orang yang saling mencintai. Yang tersisa di hatinya hanya rasa peduli, takut Dewa sakit, takut Dewa celaka, selebihnya ia merasa tak peduli. Walaupun ia sendiri tidak tahu bagaimana perasaan Dewa padanya. Masih di rumah yang sama, tapi di tempat yang berbeda. Juna baru saja selesai mem

