Ingin Diperhatikan

1040 Words

Lili yang masih rebahan di atas kasur, melihat ke arah pintu kamar yang ditutup oleh Juna. Pria itu benar-benar keluar dari kamar dan akan menuju rumah sakit. Lili langsung dibuat tandukkan, walaupun perutnya sakit karena datang bulan, ia segera bangun dan turun dari ranjang. Lili berjalan dengan cepat akan keluar dari kamar, ia sudah mengepalkan tangan dengan wajah kesal. Tapi, begitu pintu kamar dibuka, ia dibuat terkejut karena ternyata Juna sudah berdiri di depan pintu. Lili mendadak menghentikan langkah, tangannya yang mengepal kini hanya menggantung di udara. "Mas ...." "Kenapa, hmmm? Kamu marah ya? Kamu gak mau kan aku tinggalin sendiri di rumah?" Juna bertanya dengan santai sambil bersedekap d**a. Ia menatap istrinya yang langsung memalingkan wajah ke arah lain. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD