Dua Pilihan Dua Rasa

1033 Words

Dewa mengikuti Inne ke ruang makan, di sana sudah banyak hidangan yang tersaji. Perut Dewa yang kosong, langsung memberikan respon ketika melihat banyak makanan di atas meja. Apalagi, makanan yang tersaji di sana cukup mewah dan terlihat menggiurkan. Jujur, hampir seharian ini perut Dewa tidak terisi apapun. Setelah pulang, bukannya makan, ia malah disajikan dengan keributan di rumah sakit. Erika dan ibunya memperebutkan uang yang ia berikan sampai Dewa tak memiliki waktu dan tidak ingat untuk mengisi perutnya sendiri. "Gimana? Kamu suka gak? Aku tahu kamu pasti lapar, Dewa. Waktu pagi, tadinya aku berniat untuk mengajak kamu makan dulu, tapi kamu keburu pergi," ucap Inne sambil menarik kursi. Dewa hanya memperhatikan wanita itu, setiap gerakkannya lembut dan tidak terburu-bu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD