Rudal Juna

1333 Words

"Ikh, ngeselin banget sih! Ngapain ngetawain dalaman aku?" Lili memasang wajah kesal. "Lucu," jawab Juna sambil tertawa. Lili menatap kesal ke arah pria itu, akan tetapi di dalam hatinya ia tersenyum, baru kali ini Lili melihat Juna tertawa lepas seperti itu, apa ia harus memperlihatkan dalamannya terus agar bisa melihat Juna tertawa seperti saat ini. "Saya mandi dulu, kamu siap-siap ya," ucap Juna sambil berjalan ke arah kamar mandi. "Siap-siap apa, Om?" tanya Lili yang membuat Juna seketika menoleh ke arahnya. "Siap-siap buat pergi," jawab pria itu lagi. "Kirain siap-siap mau di unboxing," balas Lili tanpa berpikir panjang. "Di unboxing beneran nangis kamu," celetuk Juna sambil masuk ke dalam kamar mandi. Lili membulatkan kedua matanya ketika mendengar itu, pikirannya men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD