Gara-gara Dalaman

1129 Words

Juna terdiam setelah mendengar ucapan Lili, pria itu mematung dengan kedua mata yang menatap wajah Lili hampir tak berkedip. Lili yang melihat itu justru tersenyum tipis, ia mengedipkan matanya beberapa kali seolah menggoda. Lili berjinjit dan .... Cup! Sebuah kecupan singkat mendarat dengan sempurna pada kedua bibir Juna yang membuat pria itu langsung tersadar dari lamunannya sejenak. "Kaget," ucap Juna sambil menyentuh bibirnya bekas ciuman Lili. Wanita itu semakin berani saja. "Ayo hamili aku, Om," ucapnya sambil memainkan jemari lentik di tengah-tengah d**a bidang Juna. Lili semakin bertingkah aneh. "Tapi kita baru pulang dari kuburan, Li," celetuk Juna yang membuat Lili seketika tersadar. "Oh iya, gak jadi deh. Aku takut nanti anak kita malah kenapa-napa. Mending seka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD