"Galih ...." Irma terkejut ketika melihat mantan suaminya sudah berdiri di hadapannya. "Aku mau ketemu Rena, aku yakin Rena mencariku, kalau Rena lagi sakit, dia selalu ngigau menganggilku," ucap pria yang berusia tak berbeda jauh dengan Juna itu. "Kamu tau darimana kalau Rena sakit?" Irma mengerutkan keningnya. "Aku tau dari adikmu. Kamu sengaja kan tidak memberitahu aku kalau Rena lagi sakit?" Pria itu menatap Irma, tatapannya dingin tapi intens yang membuat Irma terdiam sejenak. "Kamu selalu sibuk," balas Irma sambil memalingkan wajahnya ke arah lain. "Rena itu anakku, mau aku sesibuk apapun, aku akan meluangkan waktu. Sekarang, aku mau ketemu Rena." Galih akan masuk ke dalam rumah, tapi Irma segera menghadangnya. Wanita itu berdiri di tengah-tengah pintu dan tak memberika

