BAB 115 - Wanita Kuat-1

734 Words

Billy hampir tak bisa menahan tawa setiap kali mendengar Juwita memanggil Dikara dengan formal. Billy sudah tahu kalau Juwita mengingat siapa Dikara sebenarnya. Hanya saja, panggilan formal itu sudah jelas menjadi bagian dari rencananya. Entah untuk menjaga jarak atau membuat Dikara kesal. Reaksi pertama Billy pun nyaris terbahak-bahak, sebab ia benar-benar tidak mengira Juwita akan melakukan hal itu. Namun, di luar ketegangan itu ada hal lain yang membuatnya sangat terhibur, yaitu dua anak laki-laki kembar yang sangat menggemaskan. Ana benar, mereka sangat lucu sekali. Bahkan, ia bisa membayangkan bagaimana ibunda Dikara dan keluarga besarnya akan langsung jatuh hati pada mereka. Ibunya itu sosok yang hangat dan penyayang. Kemungkinan besar, ia akan memanjakan mereka sampai tumpah-t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD