BAB 133 - Seharusnya Tidak Bercerai-1

704 Words

Dikara tak mampu menahan senyum tatkala melihat kedua anak laki-lakinya membuka hadiah. Antusiasme mereka sangat mengesankan. Tatapan berbinar, tawa lepas, dan gerakan yang grasak grusuk. Semuanya terasa menghangatkan. Ketika tiba giliran hadiah darinya dibuka, si kembar langsung melompat kegirangan. Tubuhnya yang semula berjongkok bahkan ikut terjungkal karena kehebohan si kembar. Hal itu, membuat seluruh keluarga tertawa lepas. DIkara benar-benar menikmati momen itu. Baginya, Natal tahun ini sangat sempurna. Dadanya dipenuhi rasa haru dan suka cita. Kebahagiaan pun tak luput dari mereka. Namun, ketika mendengar kalau Juwita tidak mengizinkan anak-anak punya sepeda listrik, Dikara spontan menoleh dengan ekspresi tak terbaca. Kekhawatiran itu tiba-tiba timbul, takut kalau dirinya telah m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD