Setelah selesai fitting baju pernikahan, Yaya meregangkan tubuhnya sambil tersenyum puas. "Aduh, akhirnya selesai juga. Sekarang waktunya makan siang! Yaya lapar banget!" Pasha terkekeh melihat tunangannya yang langsung mengeluh lapar. "Mau makan di mana, Sayang?" "Gimana kalau kita ke mall aja, Om? Ada restoran Jepang baru yang katanya enak banget," usul Yaya penuh semangat. Pasha mengangguk setuju. "Oke, kita ke sana. Dewa, kamu ikut?" Dewa yang sedang mengecek ponselnya langsung mendongak. "Tentu, Pak." "Ola juga ikut, 'kan?" Yaya menatap sahabatnya dengan harapan penuh. Ola yang sejak tadi diam akhirnya mengangguk pelan. "Ya … ikut, deh." Dewa tersenyum kecil, melihat Ola yang masih tampak malu-malu sejak pengakuannya tadi. "Bagus, biar saya bisa mengenal Ola lebih jauh." Ola l

