32.Candu yang Tak Diinginkan

1388 Words

Tidak ada lagi yang bisa Ririn lakukan. Saat kain yang menutup tubuhnya terlepas, ia hanya bisa gemetar. Jangankan melawan. Rasa takut itu sudah merenggut seluruh tenaganya. Tubuhnya lemas. Seolah tak lagi memiliki kekuatan untuk berdiri. Atau sekadar menjauh. Perlahan... wajah Gerald kembali mendekat. Terlalu dekat. Membuat napas Ririn semakin tidak teratur. “Jangan…” bisiknya lirih. Namun suaranya tenggelam. Tidak lagi didengar. Saat bibir itu kembali menyentuhnya, Ririn tersentak. Dan dengan sisa keberanian yang ia punya... ia melawan. Gigitan itu singkat. Namun cukup. Membuat Gerald berhenti sejenak. dengan jempolnya Gerald menghapus darah di ujung bibirnya. Dan detik berikutnya... suasana berubah semakin mencekam. Tatapan Gerald semakin gelap. Semakin tajam.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD