Haris yang sudah ada di rumahnya bersama dengan istrinya yang kini tengah menyiapkan beberapa makanan yang memang sudah ditata dengan rapih. "Ayahmu akan datang ke sini Sabira. Kenapa kamu malah mengatakan ingin bertemu dengan Madiya?" tanya Haris dengan pandangan curiga. Dia yakin kalau istrinya kini tengah merencanakan sesuatu. Apalagi dengan niatnya yang ingin menyatukan Pak Irsyad dan Bu Ratih. Ini sama sekali tidak mungkin, Pak Irsyad saja sudah mengkhianati ibunya Sabira. Haris tidak akan membiarkan semuanya terjadi dengan begitu saja. "Aku akan bertemu dengan Kak Madiya. lagian aku sudah janji dengannya. Dia akan datang ke sini, ayah akan datang ke sini juga, jadi apa salahnya." "Lalu bagaimana dengan ayahmu yang akan datang ke sini. Aku tidak mau kalau dia nanti malah akan

