Adu Banteng Versi Qeela dan Alvin

1198 Words

Seperti biasa Alvin datang ke panti pagi ini, dia akan menanyakan kemana saja Qeela akan pergi sebelum dia sendiri berangkat ke kantor. Dia menunggu sambil bermain dengan anak-anak. "Sebentar aku lagi beresin buku untuk dibawa," ucap Qeela, padahal dia sudah membawa 3 buah buku hadist. Dia memang sudah berencana untuk kembali menjenguk Syila. Alvin hanya mengangguk sambil mengerjap melihat tambatan hatinya itu kembali masuk ke dalam. Dia menggeleng dan tersenyum, merasa lucu melihat wajah serius Qeela. "Dia benar-benar ingin menyiapkan semuanya," gumamnya. Padahal jika dipikir, Syila juga memiliki andil membuat hidup Qeela hancur berantakan. Tapi Alvin kagum pada Qeela yang masih bisa membuka hati bahkan membimbing Syila untuk hijrah menjadi pribadi yang lebih baik. "Ini, Mas!" Alvi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD