"Astaga Camelia!! Matthew kamu apain!" Lily mendekat dan membuka bandana berwarna navy, yang melingkar di kepala putranya. "Iseng banget sih ih! Dia cowok bukan cewek!" Lily bersungut-sungut dengan mata yang terbuka lebar. Adiknya satu itu memang tingkat keusilannya tidak diragukan lagi. "Ih kenapa dibuka sih, Kak? Bagus tahu!" "Bagus apanya! Anak laki-laki ini. Nanti kalau dia krisis identitas gimana coba? Harus gagah anak cowok tuh. Malah di dandanin macem-macem!" Lily tak henti-hentinya mengomeli adiknya. Baru ditinggalkan sebentar dan putranya sudah menjadi seperti ini. Kalau adiknya itu sudah mengerti make-up. Sudah dapat Lily terka, putranya akan didandani dengan lebih parah lagi. "Udah ah! Kakak jadi males titip ke kamu!" Lily keluar dari kamar adiknya dan pergi ke kamarnya se

