Bab 14. Walaupun Itu Suatu Saat Nanti

1225 Words

Samuel melangkah tergesa masuk ke dalam kantor, mata tajamnya segera memburu sosok Ziva yang selalu menjadi pusat perhatiannya. Namun sore itu, wanita tersebut tak kunjung terlihat di hadapannya. Ketika bertanya pada rekannya yang juga memberitahu jika Ziva saat ini berada di kantor, Andra pun bergegas menuju ke sana. Padahal yang ia tahu tahu Ziva sedang berada di luar kota, terjun langsung menghadapi puncak kasus berat yang sedang ditanganinya. Kepanikan pun merayapi d**a Samuel, tapi dia tak bisa berbuat apa-apa karena tugasnya sendiri yang tak bisa ditinggalkan. Setelah mengetahui bahwa Ziva saat ini tengah berada di ruang Kasat Intelkam, Samuel tak bisa menahan langkahnya lagi. Dengan napas yang tercekat, dia berlari menuju ruangan itu. Namun, tanpa sengaja malah mendengar ucapan te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD