Bab 30. Pemandangan Yang Menusuk

1113 Words

Saking enggannya untuk bertemu, Ziva bergegas menutup jendela rumahnya. Tapi tiba-tiba, sosok pria itu menghentikannya dengan tangan yang terjepit keras di sela jendela. "Akh." Suara rintih kecil keluar dari bibir pria tersebut, tapi dia tak peduli. Sakit itu bukan apa-apa dibanding harapnya agar Ziva memberinya kesempatan untuk bicara. "Kevin! Kamu sudah gila, ya? Untuk apa kamu datang malam-malam seperti ini? Apa kamu tidak tahu sopan santun dalam bertamu?" tukas Ziva dengan nada penuh kemarahan. Kevin menatap Ziva penuh harap, suaranya tajam penuh keberanian, "Iya, aku memang gila. Maka itu, aku ada di sini sekarang. Kalau kamu tidak mau keluar menemuiku, aku akan masuk ke kamarmu dengan paksa." "Ck, laki-laki stress." Ziva mencibir kesal, tapi hatinya bergetar karena tahu Kevin be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD