Dia serius

1213 Words

Tania merasa gugup dan ia tidak menyangka disiang hari seperti ini, harusnya pengantin baru itu makan berdua saja tapi tidak dengan Izam dan Najwa, ia ingin bertemu Sakuta dengan dirinya. "Apa yang akan Mas Izam sampaikan Mas?" Tanya Tania gugup. "Saya kurang tahu tapi kita lihat saja nanti apa yang ingin Mas Izam sampaikan, ayo!" Ajak Sakuta. Keduanya melangkahkan kakinya keluar dari ruangan ini menuju Restauran hotel dan benar saja ketika mereka sampai di Restauran hotel, terlihat sosok Najwa sedang duduk bedua bersama Izam Sekala Kertanegara. "Itu mereka," ucap Sakuta dan ia terlihat bersemangat berbeda dengan Tania yang terlihat sangat gugup saat ini, bahkan ia cemas dengan apa yang akan terjadi selanjutnya. Mereka saat ini telah duduk saling berhadapan, "Mas, Mbak..." sapa Sakuta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD