Bab 182.-3

1062 Words

"Dulu kamu mengidolakannya," sahut Kansa membuat Niken mengerjap lalu berdecak kecil. "Aku menyesal," ujar Niken sebelum meluruskan kembali posisi duduknya. Nabila tertunduk lesu. Sudah lima bulan dia dipaksa merasakan seperti apa tinggal di ruangan sempit, berbagi dengan banyak orang. Ruangan yang jauh dari kata layak huni baginya. Dia tersiksa, tapi, tidak bisa berbuat apa-apa. Dia harus merasakan dinginnya dinding penjara. Dia harus merasakan makanan para tahanan. Makanan yang lagi-lagi tidak layak baginya. Menyesal. Ya, sekarang dia menyesal. Seandainya saja dia tidak terbakar oleh dendam. Ah, seandainya ia tidak bermain api saat bersama Sultan. Seandainya saja dia tidak mengenal Darius. Seandainya saja tidak pernah muncul Kansa dalam hidupnya. Berbagai pengandaian muncul ditenga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD