“Hmmm ….” Lalu Niken mulai menceritakan apa saja yang sudah terjadi seharian sampai dia tidak bisa tidur. Sementara Niken bicara panjang lebar, di tempatnya--Adam hanya sesekali merespon dengan gumaman. Niken itu kalau sudah bicara suka sulit dihentikan. Kalau Adam menanggapi, bisa lebih panjang lagi cerita Niken. Makanya ia memilih hanya mendengarkan dan mengiyakan cerita sang kekasih. Biar lebih cepat selesai dan dia bisa lanjut bekerja. Kekasih? Iya … kenyataannya sudah satu tahun terakhir mereka pacaran. Kalau ditanya bagaimana awalnya, Adam juga tidak tahu. Mungkin dia pingsan saat mengajak Niken pacaran. Dan saat sadar, tahu-tahu mereka sudah jadi pasangan kekasih. Dan suara Niken yang tak kunjung berhenti itu terasa seperti lantunan nina bobok di telinga Adam. Adam yang sedang d

